Tuesday, June 6, 2017

4 Masjid Dengan Arsitektur Unik di Indonesia

Sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia, tidak heran jika di Indonesia terdapat banyak sekali rumah peribadatan yang kita kenal dengan masjid. Bahkan saking banyaknya, jumlah masjid yang ada di Indonesia mengalahkan jumlah masjid yang ada di Arab Saudi. Menurut data dari Kementerian Agama, jumlah keseluruhan masjid di Indonesia mencapai 200 ribu lebih meliputi Masjid Raya, Masjid Agung, ataupun masjid bersejarah.

Menariknya, masjid-masjid di Indonesia dalam segi arsitektur bangunannya tidaklah selalu monoton dengan berciri khas kubah dan menara saja. Bahkan lebih jauh dari itu, kalau masjid yang ada di Indonesia di beberapa tempat menjadi saksi sejarah dan erat kaitannya dengan akulturasi etnik. Hal ini tentu biasa saja jika melihat dari letak geografis Indonesia yang memang sejak dahulu menjadi lalu-lintas perdagangan dunia.

Lalu, masjid-masjid mana sajakah yang tergolong unik arsitekturnya untuk zaman sekarang? Redaksi ApaSih.com coba merangkum 4 masjid paling unik itu. Yuk, kita simak.

1. Punya 25 Kubah, Dibangun Tanpa Rangka


Bangunan apa coba yang zaman sekarang dibangun tanpa rangka besi. Tapi, hal ini benar-benar terjadi pada Masjid Al Muhajirin yang terletak di Dusun Lero, Desa Ujung Lero, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. 

Masjid ini umurnya memang belum genap seabad tapi cukup mampu “menggetarkan” jagad ilmu konstruksi. Bahkan, ahli konstruksi dari Jepang pun sempat menyambangi Masjid ini karena tak percaya bahwa masjid ini dibangun tanpa rangka besi walaupun Cuma sebatang. Masjid yang dibangun tahun 1957 atas prakarsa KH. 

Masjid Dengan Arsitektur Unik di Indonesia

Hasan Alwi ini pondasinya dibangun menggunakan material dari batu karang yang dibakar. Untuk perekatnya, digunakanlah bahan campuran dari semen dan putih telur serta batu karang yang sudah dihaluskan. Sementara batu bata juga digunakan untuk dinding dan disusun diatas bilahan bambu. 

Sementara untuk kubahnya yang berjumlah 25 itu, dibuat 25 kubah karena menyimbolkan 25 rasul yang dipercaya dalam ajaran Islam. Kubah-kubah yang ada di Masjid Al Muhajirin ini pun hanya mempunyai ketebalan 50 centimeter saja. 

Masjid Dengan Arsitektur Unik di Indonesia

Cerita punya cerita ketika Pinrang dilanda gempa tahun 1997, salah satu kubah di masjid ini mengalami retak dan hampir runtuh pada getaran gempa yang pertama. Namun, anehnya, ketika gempa susulan datang, retakan tadi menyatu seperti sediakala. Sampai saat ini, belum ada pakar yang bisa memaparkan secara ilmiah mengapa hal itu bisa terjadi, termasuk penjelasan kenapa masjid itu bisa berdiri kokoh tanpa rangka besi.
     

2. Kelenteng atau Masjid?


Jika tak ada menara yang berdiri di sebelah kanan, mungkin orang-orang akan menganggap masjid ini adalah kelenteng. Sebab, bentuk artsitekturnya yang benar-benar mirip dengan tempat ibadah umat Konghucu itu. 

Masjid itu bernama Al Mahdi. Terletak di kawasan elit elite Armada Estate, Kota Magelang. Masjid yang menghabiskan biaya pembangunan tak kurang dari 1 Miliar itu memang tidak terlalu besar. Hanya cukup menampung 120 jamaah. Bentuk fisik bangunan dari atap, menara masjid ini mirip dengan kelenteng. Warna catnya pun didominasi warga merah. 

Masjid Dengan Arsitektur Unik di Indonesia


Di beberapa titik bisa ditemukan lampion yang juga berwarna senada, namun bertuliskan Asmaul Husna. Uniknya lagi, masjid ini dibangun diatas salah satu rumah yang berada dalam kawasan perumahan elit tersebut. Rumah yang dimiliki Mahdi itu sendiri hanya mempunyai luas 290 meter persegi. 

Masjid Al Mahdi tergolong baru. Diresmikan oleh Walikota Magelang, Sigit Widyonindito pada pertengahan bulan April 2017 lalu. Masjid ini pun menjadi masjid yang ke-18 di Indonesia yang berarsitektur mirip kelenteng.

Lihat Juga : Uniknya Kereta Api di Indonesia

Perbedaannnya jika masjid-masjid yang lain rata-rata dibangun atas kesepakatan komunitas warga Tionghoa yang telah memeluk Islam, namun Masjid Al Mahdi ini murni Mahdi yang memang mewakafkan rumahnya untuk dijadikan masjid. 

3. Masjid Kremlin ala Indonesia


Lain Magelang, lain pula yang ada di Sleman, Yogyakarta. Adalah Masjid An Nurumi yang sempat menjadi sorotan baik di Indonesia maupun publik mancanegara. Pasalnya, bangunan yang terdapat di Masjid An Nurumi ini mirip dengan salah satu landmark-nya Rusia, yaitu Katedral Saint Basil yang berdiri di Moscow. Kemiripannya itu terletak pada warna-warni kubahnya.

Tentu saja, warna-warni kubah yang mencolok pada Masjid An Nurumi itu punya cerita dibaliknya. Cerita itu berawal dari Hj. Umi Nursalim yang juga pemrakarsa berdirinya Masjid An Nurumi pada 2005 silam. Waktu itu, Hj. Umi menjalankan ibadah umrah plus via mengunjungi beberapa situs di Eropa Timur. 

Masjid Dengan Arsitektur Unik di Indonesia


HJ. Umi ketika itu singgah di Masjid Kremlin atau yang juga dikenal dengan Masjid Qolşärif. Saat singgah disanalah, terbersit keinginan Hj. Umi untuk membangun Masjid semegah Masjid Kremlin yang memang tidak saja dijadikan tempat beribadah tetapi juga sebagai museum sejarah islam di tanah Tatar.

Perlu diketahui, antara Masjid Kremlin dengan Katedral Saint Basil merupakan bangunan yang sama-sama megah. Perbedaannya ada pada kubah serta jumlah menaranya. Bangunan utama dari Masjid Kremlin hanya memiliki satu kubah dengan empat minaret dengan corak warna putih dan biru. Sementara, Katedral Saint Basil mempunyai corak warna-warni pada menara-menaranya. 

Namun, karena Katedral Saint Basil memang lebih terkenal dibandingkan Masjid Qolsarif karena sering muncul di brosur-brosur atau di iklan-iklan promosi pariwisata, maka bisa jadi secara tidak sengaja bangunan Masjid An Nurumi yang juga dikenal dengan Masjid Permen ini pun dibangun lebih mirip dengan Katedral Saint Basil. Perbedaannya hanya ada pada menara yang berjumlah 9 melambangkan Wali Songo dan interior dalamnya yang dihiasi Asmaul Husna.
  

4. Masjid Perahu


Setidaknya ada 2 masjid yang sama-sama disebut Masjid Perahu di Indonesia. Satu terletak di Sukabumi di areal Pondok Pesantren Yatim Piatu Al Hikmah Kampung Cikiray Kidul 02 RT 09, Desa Sukamanah, Kecamatan Cisaat dan satu lagi terletak di Jakarta di Jalan Menteng Pulo Raya Nomor 23, RT 3/RW 5, Menteng Dalam.

Masjid Dengan Arsitektur Unik di Indonesia

Masjid Dengan Arsitektur Unik di Indonesia


Kedua masjid tersebut sama-sama terinspirasi dengan kisah religi Nabi Nuh dengan bahteranya. Walaupun begitu, kedua masjid ini dibangun oleh dua orang yang berbeda.

Masjid Perahu yang dibangun di Sukabumi berdiri diatas kolam ikan sedalam 3 meter berukuran 100 meter persegi. Masjid yang dibangun oleh Almarhum Kiai Haji Abdul Aziz pada tahun 1979 ini selain terinspirasi dengan kisah Nabi Nuh juga dibangun karena mengibaratkan kehidupan yang seperti samudera. Banyak ujian dan godaan duniawi, sehingga supaya bisa selamat menghadapi itu semua, umat mesti dekat-dekat dengan masjid, bergaul dengan orang-orang saleh.

Baca Juga: Hotel Bawah Laut yang Super Mewah di Dubai

Sementara, Masjid Perahu yang ada di Jakarta memang nyata dari sebuah perahu asli dipadukan dengan sebuah bangunan lain yang merupakan bangunan utama yang berdiri tidak jauh dari perahu tersebut. 

Diprakarsai pembangunannya oleh KH Abdurrahman Massum pada tahun 1962. Sekarang, perahu tersebut digunakan untuk tempat mengambil wudhu. Di dalam masjid ini juga terdapat Al Quran bersampul kayu berukuran 2 meter x 1 meter dengan ketebalan 30 sentimeter yang dikelilingi 16 batu giok dan ornamen emas asli yang terletak pada bagian puncak masjid seberat 3 kg. Nah itulah sobat empat masjid unik di indonesia.