Senin, 03 Februari 2014

Tragedi Bunuh Diri Masal, 1000 Orang Mati di Jonestown

Halo!
Sobat Apasih.com :)

Sebelumnya apasih.com sudah menulis tentang kejadian bunuh diri masal ini dalam artikel 3 Bunuh Diri Masal Paling Buruk Dalam Sejarah, namun disana hanya dijelaskan secara singkat. Kali ini apasih.com akan memperlihatkan detail kejadian peristiwa yang memilukan ini.

Tragedi Bunuh Diri Masal 1000 Orang Mati di Jonestown
Sebuah aliran sesat yang menamakan dirinya Peoples Temple yang didirikan olehy Jim Jones membuah heboh pada tahun 1978 di California karena seluruh pengikutnya melakukan bunuh diri massal!

Tragedi memilukan ini terjadi pada 18 November 1978 di Guyana dimana 918 korban tewas sebagian besar berasal dari California. Mereka tewas setelah meminum Sianida.

Tragedi Bunuh Diri Masal 1000 Orang Mati di Jonestown
Latar belakang kejadian ini adalah pada tahun 1970an sampai 1980an kehidupan masyarakat di Amerika Serikat (AS) masih erat dengan sentimen rasial. Dimana masyarakat kulit berwarna, khususnya kulit hitam seringkali masih mengalami diskriminasi dalam mendapatkan pelayanan publik.

Hal tersebut mendorong sebagian masyarakat kulit putih untuk melakukan kampanye kesetaraan ras. Seperti yang dilakukan oleh seorang pendeta bernama Jim Jones ini yang mempersatukan golongan masyarakat bawah di gerejanya yang dia sebut Gereja Rakyat (The People’s Church) di Indianapolis). Dan karena mendapat banyak dukungan oleh kaum kulit berwarna serta sebagian kulit putih maka pengaruh mereka meluas ke San Fransisco dan kota-kota lainnya. Hal tersebut membuat Pendeta Jones mendapat penghargaan “The Martin Luther King Jr. Humanitarian Award. Pengaruh Pendeta Jones juga membangkitkan simpati dan dukungan dari berbagai pemimpin politik.

Tragedi Bunuh Diri Masal 1000 Orang Mati di Jonestown

Tragedi Bunuh Diri Masal 1000 Orang Mati di Jonestown
Namun karena banyaknya kritikan media massa AS tyerhadap ajaran gerejanya, menyebabkan Jones dan pengikutnya berpindah-pindah hingga akhirnya mereka menempati suatu wilayah di sebuah negara Amerika Selatan, yaitu Guyana.

Tempat yang terasing ini oleh mereka disebut Jonestown. Bagi mereka tempat tersebut adalah surga yang sempurna. Mereka menyewa tempat tersebut dari pemerintah Guyana dan menanam pisang sebagai makanan pokok mereka.

Pada awalnya Jones amat dipuja oleh para pengikutnya, sehingga segala kebijakan dan keputusan dia tidak boleh ditentang. Dialah yang paling benar. Dan siapa yang berbeda pendapat dengannya akan disingkirkan oleh para pengawalnya.

Tragedi Bunuh Diri Masal 1000 Orang Mati di Jonestown
Sampai akhirnya muncul pertanyaan dari para sanak keluarga pengikut Jones yang masih di Amerika, serta para senator yang ingin mengunjungi Jonestown tersebut. Menyadari hal tersebut akan mendatangkan bahaya , maka Jones memerintahkan para pengikutnya untuk meminum Sianida yang dia sebut sebagai jalan cepat menuju sorga yang mulia. Anak-anak meninggal lebih dulu, bayi dibunuh dengan racun yang dimasukkan ke mulut dengan sedotan. Setelah itu, lebih dari sembilan ratus orang, termasuk anak-anak, meracuni diri mereka sendiri.

Tragedi Bunuh Diri Masal 1000 Orang Mati di Jonestown
Tragedi bunuh diri masal Jonestown ini menjadi headline media massa terkemuka, benar-benar sebuah tragedi kemanusiaan yang memilukan.
IKLAN 1 IKLAN 2